|
28 June 2009
Kesayangan Foke
 | r> |
|
Release Date : Senin, 22 Juni 2009 Media : Majalah JIP, at page 32-37, size 6600 mmk Journalist : Tim Majalah JIP
Itulah alasan Fauzi Bowo, Gubernur DKI periode 2007 - 2012 memilih Toyota BJ40 1982 dan FJ40 1981 sebagai penghuni setia garasi rumah dinasnya. Malah, sebenarnya masih ada 1 lagi Toyota FJ40 yang bersanding dengan kendaraan dinasnya, Toyota Land Cruiser Seri 100. "Jip Toyota FJ40 tahun 1978 masih diperbaiki" bisik Bang Foke, sapaan akrabnya. Sstt... saat ini jip Toyota FJ40 itu memang sedang masuk karantina di luar kota Jakarta. Tunggu saja liputan berikutnya kalau proyek modifikasinya sudah selesai.
Ternyata tak hanya Bang Foke saja yang menyukai jip Toyota, namun cucuj-cucunya juga menjadi fans berat. "Malah, kalau sekolah tak mau diantar dengan mobil lain kecuali Toyota Hardtop. Hahaha" komentar pria berkumis yang selalu tampil rapi ini.
Buatnya, Toyota BJ40 ini mernpunyai kenangan tersendiri. Saat masih remaja jip ini kerap dipakai. Pun demikian ketika bekerja dan menjadi wakil gubernur DKI, ia tetap memilih Toyota BJ40 sebagai tunggangan kesayangan.
Satu kebiasaan unik yang membedakannya dengan pejabat lain, setiap kali mengedarai mobil, Fauzi Bowo lebih suka duduk di depan, di samping supir. "Kalau duduk di depan, saya bisa ikut merasakan kondisi mobil maupun jalanan," begitu alasannya.
Selain menyukai jip Toyota, Doktor Ingenieur dari Fachbereich Architektur/Raumund Urnweltplanung - Baungenieurwesen Universitat Kaiserlautern Republik Federasi Jerman, juga mempunyai banyak koleksi mobil-mobil tua. Bahkan, ia juga mempunyai sedan Mercedes 300SL Gullwing yang tergolong langka.
Ketika menyelesaikan studi di Jerman, Fauzi Bowo juga aktif dalam perkumpulan organisasi penyuka sedan Mercedes. Malahan, beberapa kali ia pernah mengikuti reli Mille Miglia di Italia dengan Mercedes Gullwing-nya. Event ini sangat legendaris, selain berjarak 1000 mil, juga diikuti pemba-lap top zaman dulu, lengkap dengan sedan-sedan balap vintage. Makanya, kalau diajak ngobrol soal dunia otomotif, pehobi fotografi yang juga gemar membaca ini mampu menunjukkan wawasan yang luas.
Sebenarnya jip Toyota FJ40 dan BJ40 ini belum lama menghuni garasi rumah dinasnya. Ketika masih menjabat Wakil Gubernur OKI, ibukota Rl dilanda banjir yang cukup besar. la pun teringat kenangan saat masih memakai jip Toyota. Akhirnya salah satu jip Toyota milik Ayahnya yang ada di Lampung pun diboyong ke Jakarta, dan diperbaki untuk menjadi kendaraan andalan menerobos banjir dan mengunjungi para pengungsi.
Setelah BJ40, ternyata koleksi terus bertambah hingga sekarang memiliki 3 jip Toyota. Semuanya memakai mesin diesel. Mengapa diesel? Selain irit, perawatannya mudah, juga tak takut air jika sewaktu-waktu mesti mengunjungi korban banjir.
|